KONSULTASI ISLAMI – PEGURON SAPUJAGAD
Konsultasi dan belajar segala problem hidup yang dihubungkan dengan ajaran agama Islam. Bimbingan Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad.
Kemajuan artificial intelligence atau AI membuat banyak orang mulai merasa gelisah. Profesi yang dulu terlihat aman sekarang mulai terguncang. Artikel bisa dibuat otomatis, gambar bisa dihasilkan dalam hitungan detik, bahkan coding pun mulai dibantu mesin.
Sebagian orang mulai takut kehilangan pekerjaan, kehilangan arah, bahkan kehilangan rasa percaya diri. Namun di tengah perubahan besar seperti ini, Islam mengajarkan bahwa teknologi hanyalah alat. Yang menentukan nilai akhirnya tetap manusia, niatnya, akhlaknya, dan bagaimana ilmu itu digunakan.
PERTANYAAN
“Ustadz, sekarang AI udah bisa bikin artikel, gambar, bahkan coding sendiri. Jujur ada rasa insecure, apa masa depan kita bakal digantiin sama robot? Gimana Islam ngajarin kita menyikapi kemajuan ini biar mental nggak jatuh dan tetep yakin sama konsep rezeki dari Allah?”
“Sebagai programmer, saya sering mikir, coding itu kan kayak bikin aturan main baru di dunia digital. Nah, gimana caranya biar kode atau AI yang kita bikin itu nggak cuma canggih, tapi punya jiwa dan tetep bawa maslahat buat manusia, bukan malah ngerusak moral?”
“Kalau nanti AI makin pinter dan bisa ngambil keputusan sendiri, gimana kita memandang batasan tanggung jawabnya secara islami? Kalau AI-nya bikin kesalahan yang ngerugiin orang, yang dosa itu yang bikin kodenya, yang make, atau gimana?”
JAWABAN
Islam tidak melarang kemajuan ilmu dan teknologi. Bahkan dalam banyak ayat, manusia didorong untuk berpikir, belajar, membaca tanda-tanda zaman, dan mengembangkan pengetahuan demi kemaslahatan hidup.
Namun Islam juga mengingatkan bahwa kecanggihan tanpa moral bisa berubah menjadi kerusakan. AI hanyalah alat. Ia tidak memiliki iman, hati nurani, atau tanggung jawab spiritual. Karena itu manusia tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab atas arah penggunaan teknologi tersebut.
Rasa takut kehilangan pekerjaan juga manusiawi. Tetapi konsep rezeki dalam Islam tidak pernah bergantung pada satu profesi saja. Rezeki berasal dari Allah, sedangkan pekerjaan hanyalah salah satu jalannya. Karena itu manusia diperintahkan untuk terus belajar, beradaptasi, dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri.
Dalam Islam, ilmu yang baik adalah ilmu yang membawa manfaat dan menjaga martabat manusia. Maka membuat teknologi yang membantu pendidikan, kesehatan, keamanan, atau mempermudah hidup orang banyak termasuk bentuk amal yang bernilai baik jika dilakukan dengan niat dan cara yang benar.
ANALISIS
Dari sisi psikologi modern, kemunculan AI memang memicu kecemasan eksistensial. Banyak orang merasa tidak lagi spesial karena kemampuan yang dulu dianggap sulit kini bisa dilakukan mesin dengan cepat. Ini memicu rasa tidak aman, takut tertinggal, bahkan krisis identitas.
Namun sejarah menunjukkan bahwa setiap revolusi teknologi selalu mengubah bentuk pekerjaan manusia, bukan menghapus nilai manusia itu sendiri. Yang biasanya bertahan bukan orang paling kuat, tetapi orang yang paling mampu belajar dan beradaptasi.
Dalam etika Islam, teknologi harus tunduk pada prinsip maslahat dan mencegah mudarat. Karena itu programmer, pengembang AI, pemilik platform, hingga pengguna memiliki tanggung jawab moral sesuai kapasitas masing-masing.
Jika sebuah AI dipakai untuk penipuan, manipulasi, penyebaran fitnah, eksploitasi manusia, atau merusak moral publik, maka tanggung jawab tidak hilang begitu saja hanya karena pelakunya mesin. Dalam Islam, manusia tetap dimintai pertanggungjawaban atas niat, desain, penggunaan, dan dampak yang disengaja maupun diabaikan.
SOLUSI PRAKTIS
1. Jangan lawan perkembangan teknologi dengan ketakutan, tetapi hadapi dengan ilmu dan adaptasi.
2. Tingkatkan kemampuan yang sulit digantikan mesin seperti empati, akhlak, komunikasi, kreativitas, dan kepemimpinan.
3. Jika membuat teknologi atau AI, niatkan sebagai alat maslahat dan bukan alat merusak manusia.
4. Jangan menggantungkan harga diri hanya pada profesi. Nilai manusia dalam Islam lebih besar daripada sekadar pekerjaan.
5. Tetap jaga ibadah, kesehatan mental, dan hubungan sosial agar tidak tenggelam dalam tekanan dunia digital.
6. Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti nurani dan tanggung jawab moral manusia.
FAQ KONSULTASI ISLAMI
Apakah takut kehilangan pekerjaan karena AI termasuk kurang iman?
Tidak. Rasa takut terhadap masa depan adalah hal manusiawi. Namun Islam mengajarkan agar rasa takut tidak berubah menjadi putus asa. Yang terpenting adalah tetap berikhtiar, belajar, dan menjaga keyakinan bahwa rezeki tidak tertutup hanya karena perubahan zaman.
Apakah membuat AI bisa menjadi amal baik?
Bisa. Jika teknologi yang dibuat membantu pendidikan, kesehatan, keamanan, akses ilmu, atau mempermudah kehidupan manusia tanpa melanggar syariat dan merusak moral, maka itu dapat menjadi bentuk amal dan kontribusi sosial yang bernilai positif.
Siapa yang bertanggung jawab jika AI merugikan manusia?
Dalam etika Islam, tanggung jawab tetap kembali kepada manusia sesuai perannya. Pengembang bertanggung jawab pada desain dan batas sistemnya, pengguna bertanggung jawab pada cara pemakaiannya, dan pihak yang sengaja membiarkan kerusakan juga memiliki tanggung jawab moral di hadapan Allah.
Teknologi akan terus berubah, tetapi nilai manusia tidak seharusnya hilang hanya karena dunia menjadi semakin digital. Selama manusia masih punya hati, akhlak, tanggung jawab, dan hubungan dengan Allah, maka manusia tetap memiliki peran yang tidak bisa digantikan mesin sepenuhnya.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098





Users Today : 60
Users Yesterday : 731
This Month : 10918
This Year : 102845
Total Users : 1906469
Who's Online : 4